VIRTUAL OFFICE JAKARTA BARAT
VIRTUAL OFFICE JAKARTA BARAT
PRIOFFICE VIRTUAL OFFICE JAKARTA BARAT

Virtual office adalah sebuah kantor dimana para penyewa dapat menggunakan alamat dari provider virtual office. Selain alamat kantor, penyewa juga dapat memperoleh berbagai fasilitas yang disediakan oleh provider virtual office. Perkembangan virtual office di Indonesia saat ini cukup meningkat secara signifikan, dimana tren dari dunia kerja mulai bergeser, yang sebelumnya di dominasi oleh perkantoran fisik yang bersifat formil berubah menjadi lebih fleksibel dan casual.

Pri Office sebagai salah satu penyedia virtual office yang telah berdiri sejak tahun 2015, mempunyai 3 cabang virtual office di Jakarta, di antaranya adalah virtual office yang berlokasi di Jakarta Barat, tepatnya di Gedung Grand Slipi Tower Lantai 5 Unit F, Jalan S. Parman Kav. 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta dan telah melayani lebih dari 1000 pengguna dari berbagai bidang usaha dengan skala usaha kecil, menengah maupun besar.

Pri Office Virtual Office Jakarta Barat mempunyai beberapa peket yang fleksibel yang menawarkan berbagai fasilitas-fasilitas dan harga yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Fasilitas-fasilitas yang dapat digunakan antara lain sebagai berikut:

1. Penggunaan alamat kantor di gedung premium di Grand Slipi Tower.
2. Ruang meeting dan eksekutif room yang dapat digunakan Anda untuk bertemu rekan kerja Anda serta meningkatkan gensi perusahaan Anda.
3. Staff dan resepsionis yang profesional dan selalu siap menangani paket yang masuk dan menerima telfon untuk Anda.
4. Alamat yang dapat digunakan sebagai domisili legal perusahaan Anda.
5. Penggunaan fasilitas lain di seluruh cabang Pri Office di Jakarta.













>
PENDIRIAN PERSEROAN TERBATAS PT  VIRTUAL OFFICE DI BANDUNG
PENDIRIAN PERSEROAN TERBATAS (PT) & VIRTUAL OFFICE DI BANDUNG
Aspek legal adalah dasar dari kegiatan usaha Anda. Dengan memenuhi ketentuan-ketentuan yang berlaku di Indonesia, Anda dapat menjalankan kegiatan usaha Anda sesuai dengan regulasi yang berlaku, Pri Office melalui konsultan-konsultan yang berpengalaman di bidangnya akan membantu memberikan bantuan sehubungan dengan persyaratan yang diperlukan, mulai dari penentuan nama perusahaan, kegiatan usaha, skala bidang usaha sampai dengan perusahaan Anda disetujui oleh Menteri Hukum dan HAM.

Kami dapat membantu Anda dalam hal pendirian PT dan virtual office di kota Bandung dengan biaya di mulai Rp 6.800.000, dengan ruang lingkup pekerjaan sebagai berikut:

1. Cek dan Registrasi Nama PT;
2. Akta Pendirian dari Notaris;
3. Surat Pengesahan Badan Hukum dari Kemenkumham;
4. Izin Lokasi;
5. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
6. Surat Keterangan Terdaftar (SKT);
7. Nomor Izin Berusaha; dan
8. Izin Usaha.
9. Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan Perusahaan;
10. Izin Impor dan Izin Kepabeanan (optional as requested)

A.2 Virtual Office Paket Bisnis (1 tahun).

JANGKA WAKTU PENGURUSAN

14 hari sejak penandatanganan minuta dan dokumen serta persyaratan dinyatakan lengkap.


PERSYARATAN

1. Fotocopy KTP Pengurus

2. Fotocopy NPWP Pengurus (mohon pastikan pengurus tidak terdapat catatan pajak sebelumnya)

3. Stempet Perusahaan (dapat disusulkan)

4. Kop Surat Perusahaan (dapat disusulkan)


Hubungi konsultan kami untuk informasi lebih lanjut.




>
COVID 19 VIRTUAL OFFICE DAN REVOLUSI KERJA
COVID 19, VIRTUAL OFFICE DAN REVOLUSI KERJA
Facebook, Google dan terakhir Twitter telah memutuskan untuk memperbolehkan karyawannya bekerja di rumah dalam waktu yang panjang dan memungkinkan juga untuk meneruskan dan memermanenkan kebijakan tersebut meskipun pandemi covid 19 telah berakhir. Pandemi covid 19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia mengakibatkan seluruh lapisan dan aspek di masyarakat mengalami perubahan guna dapat beradaptasi serta tetap produktif dalam periode pandemi ini. Dunia kerja juga tentunya tidak terlepas dari dampak pandemi ini, dimana hampir seluruh industri di dunia khususnya di Indonesia mengeluarkan kebijakan-kebijakan untuk menjaga karyawannya terhindar dari virus ini namun tetap dapat produktif menjalankan pekerjaannya secara maksimal. Adapun, terlepas dari beberapa industri yang tetap diperbolehkan beroperasi oleh pemerintah, kebijakan yang secara umum di lakukan oleh hampir seluruh pelaku usaha di Indonesia adalah kerja dari rumah (work from home) sebagaimana juga dilakukan oleh Facebook, Google dan Twitter.

Hampir 3 bulan sudah sejak pemerintah Indonesia menganjurkan kepada pelaku usaha untuk melakukan kebijakan work from home dan sejak periode tersebut, tidak sedikit perusahaan yang bertahan dengan kebijakan tersebut bahkan menemukan patern baru dalam menjalankan kegiatan usahanya, meskipun tidak sedikit juga yang tidak berhasil melewati periode tersebut dan harus kembali mencari dan menemukan serta memprediksi situasi yang akan datang guna dapat kembali menjalankan kegiatan usahanya. Founder dan CEO dari Dot Health, Huda Idress, mengatakan bahwa perusahaannya akan mengadopsi kebijakan work form home secara permanen, mempertimbangkan bahwa periode sewa kantor fisik yang digunakan perusahaannya selama ini akan berakhir dan selama periode work form home ternyata karyawan cukup produktif melakukan pekerjaannya.

Prinsip work from home pada dasarnya bukan merupakan hal yang baru di Indonesia, di Jakarta khususnya, pemerintah daerah melalui Surat Edaran No.06/SE.2016 tentang Penerbitan Surat Keterangan Domisili dan Izin-Izin Lanjutan Bagi Pengguna Virtual Office tertanggal 29 Januari 2016 telah mendukung para pelaku usaha untuk dapat menggunakan virtual office dalam menjalankan kegiatan usahanya. Sebagaimana umum diketahui, beberapa tahun ini virtual office telah banyak digunakan oleh pelaku usaha untuk menjalankan usahanya. Adapun, tujuan dari penggunaan virtual office pada umumnya adalah karena pekerjaan tersebut dapat dilakukan dari rumah atau dari mana saja, dapat mengurangi biaya operasional sewa kantor fisik & staff administrasi serta tentunya risiko yang kecil apabila terjadi hal-hal seperti adanya covid 19 ini. Lebih lanjut, dengan adanya kebijakan work form home dan tidak menentunya situasi dan kebijakan maupun regulasi yang akan dikeluarkan oleh pemerintah pusat maupun daerah terhadap situasi saat ini, tentu virtual office dapat menjadi bahan pertimbangan untuk dapat digunakan saat ini bahkan digunakan untuk seterusnya.
>
Perbedaan Virtual Office dan Service Office
Perbedaan Virtual Office dan Service Office
Apakah perbedaan antara virtual office dan service office? Pertanyaan tersebut hampir selalu ditanyakan setiap kali terdapat konsumen yang sedang mencari tempat usaha. Secara garis besar perbedaan antara virual office dan service office terletak pada fisik kantor yang di gunakan, berdasarkan pengalaman kami, service office biasanya digunakan oleh para pelaku usaha yang telah atau akan membutuhkan kantor fisik yang dapat digunakan secara langsung di waktu dan hari kerja, di mana pelaku usaha tersebut biasanya akan menempatkan perwakilannya dengan menggunakan sarana pendukung seperti meja kerja, penyimpanan dokumen dan sarana pendukung lainnya.

Adapun, virtual office biasanya di gunakan oleh para pelaku usaha yang pada dasarnya belum membutuhkan tempat usaha secara langsung atau dengan kata lain pelaku usaha tersebut tidak atau belum memerlukan kantor fisik yang digunakan untuk operasionalnya sehari-hari akan tetapi hanya membutuhkan dalam waktu-waktu tertentu saja.

Lebih lanjut, selain adanya perbedaan fasilitas penggunaan antara ke dua layanan tersebut, perbedaan lainnya tentunya dapat di lihat dari segi perizinan. Acuan pembuatan perizinan menggunakan virtual office adalah Surat Edaran No. 06/SE/2016 tahun 2016. Sebagaimana dinyatakan dalam Surat Edaran tersebut, virtual office hanya dapat digunakan untuk bidang-bidang tertentu saja dengan kata lain tidak semua bidang usaha dapat menggunakan virtual office. Selain itu, perizinan dengan menggunakan virtual office juga hanya berlaku untuk 1 tahun sehingga konsumen yang menggunakan perizinan dengan menggunakan jasa virtual office di haruskan untuk memperpanjang perizinannya setiap waktu. Berbeda dengan penggunaan service office yang dapat dilakukan untuk seluruh bidang usaha dan dengan jangka waktu yang lebih lama bahkan untuk perizinan tertentu dapat berlaku sepanjang perusahaan tersebut berdiri.

Saat ini PriOffice mempunyai 22 ruangan service office dengan kapasitas yang beraneka ragam serta virtual office dengan beberapa paket yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan para pelaku usaha. Selain itu, PriOffice telah membantu ratusan badang usaha dalam pengurusan perizinan usahanya. Untuk rincian lebih lanjut dapat di lihat di website kami atau dapat menghubungi konsultan kami secara langsung.
>
Other Information Logo Footer
Social Media
Facebook
Instagram
Youtube
Linkedin
© Copyright 2020 Private Office. All Rights Reserved
Powered by IKTLink Mobile