Langkah Penting Mendirikan PT untuk Bisnis

Langkah Penting Mendirikan PT dan biaya pembuatan PT dan CV

Mendirikan perseroan terbatas (PT) adalah salah satu cara untuk mengembangkan bisnis Anda. PT merupakan bentuk badan usaha yang terpisah dari pemiliknya dan memiliki hak hukum yang sama seperti orang atau badan hukum lainnya.

Mendirikan PT atau CV bukanlah hal yang sulit dilakukan. Namun, diperlukan pertimbangan yang matang agar bisnis yang Anda bangun dapat berjalan dengan maksimal. Oleh karena itu, ada beberapa langkah penting yang perlu Anda ketahui dan persiapkan terlebih dahulu.

Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan untuk Mendirikan PT

Mendirikan PT membutuhkan proses dan persyaratan yang harus dipenuhi dengan benar. Hal tersebut bertujuan agar bisnis dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Berikut langkah-langkahnya.

1. Pembuatan Akta Pendirian PT 

Pembuatan Akta Pendirian Perseroan Terbatas (PT) adalah tahap penting dalam proses mendirikan PT. Akta pendirian ini berisi pernyataan resmi dari para pendiri PT tentang kesepakatan mereka untuk membentuk PT dan menjalankan bisnis bersama.

Namun, sebelum penyusunan akta, calon pendiri harus menyiapkan nama perusahaan. Nama yang disiapkan dengan minimal tiga suku kata dalam Bahasa Indonesia (jika modal perseroan seluruhnya berasal dari dalam negeri). Nama tersebut akan diperiksa oleh Notaris untuk memastikan apakah nama tersebut tersedia atau telah digunakan oleh perusahaan lain di Indonesia.

Jika nama tersebut telah digunakan, maka calon pendiri harus mengajukan pilihan nama lain untuk diperiksa. Biasanya, calon pendiri mengajukan tiga pilihan nama perusahaan untuk diperiksa.

Untuk isi dari akta sendiri harus disusun dengan cermat dan teliti karena akan menjadi dasar hukum bagi PT tersebut. Para pendiri harus menyertakan dokumen pendukung. Seperti surat pernyataan ketersediaan nama perusahaan dari Kementerian Hukum dan HAM, surat izin usaha perdagangan, dan sebagainya.

Setelah isi akta pendirian ditentukan, para pendiri harus menandatangani akta tersebut di hadapan notaris. Kemudian, akta pendirian PT harus didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM untuk mendapatkan pengesahan dan perizinan operasional.

Selain penyusunan akta pendirian, terdapat persiapan dan proses lainnya seperti pencarian modal, pencarian karyawan, serta pengajuan izin dan perizinan lainnya yang perlu dilakukan secara benar dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

2. Menentukan Domisili Perusahaan

Domisili perusahaan adalah alamat resmi tempat PT berada dan dapat ditemukan. Hal ini diperlukan untuk keperluan pengiriman surat, dokumen, serta berbagai keperluan administratif dan perpajakan.

Dalam menentukan domisili perusahaan, para pendiri PT harus memilih lokasi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan bisnis, dapat berupa alamat kantor atau alamat gedung perkantoran.

Setelah domisili perusahaan ditentukan, para pendiri PT harus membuat surat pernyataan domisili perusahaan dan menyerahkannya ke kelurahan setempat untuk didaftarkan ke kantor kecamatan.

Setelah pendaftaran domisili perusahaan disetujui, calon pendiri PT akan mendapatkan Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU) yang dapat digunakan sebagai salah satu persyaratan dalam proses pengurusan izin usaha dan izin operasional PT, NIB, dan izin-izin lainnya.

Selain itu, calon pendiri PT juga harus memperhatikan ketentuan-ketentuan lain terkait domisili perusahaan, seperti ketentuan tentang perubahan domisili perusahaan dan pemindahan tempat usaha.

3. Nomor Izin Wajib Pajak 

Nomor Izin Wajib Pajak (NPWP) adalah nomor identitas pajak yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) kepada setiap wajib pajak yang telah terdaftar. NPWP dibutuhkan dalam proses pendirian PT karena PT dianggap sebagai wajib pajak yang memiliki kewajiban untuk membayar pajak. Selain itu, NPWP juga diperlukan dalam proses administrasi perusahaan seperti pembukaan rekening bank dan pengajuan izin usaha.

Untuk mendapatkan NPWP, pendiri PT harus mengajukan permohonan kepada DJP melalui kantor pelayanan pajak terdekat. Setelah permohonan disetujui, DJP akan menerbitkan NPWP yang harus dicetak dan digunakan sebagai bukti identitas pajak PT. Selain itu, PT juga harus mengajukan laporan pajak bulanan atau tahunan sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku.

Penting untuk diperhatikan bahwa setiap PT wajib memiliki NPWP dan memenuhi kewajiban perpajakan yang ditetapkan oleh pemerintah. Pelanggaran terhadap kewajiban perpajakan dapat mengakibatkan sanksi dan denda yang dapat merugikan PT. Oleh karena itu, pendiri PT perlu memperhatikan dan memenuhi persyaratan perpajakan yang berlaku dalam proses mendirikan PT.

4. Nomor Izin Berusaha

Nomor Izin Berusaha (NIB) adalah dokumen yang diterbitkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sebagai persyaratan untuk mendirikan PT di Indonesia. NIB menggantikan sejumlah izin yang sebelumnya diperlukan untuk mendirikan perusahaan, seperti Izin Usaha Perdagangan (IUP) dan Izin Gangguan (HO).

Dalam proses mendirikan PT, pemohon harus mengajukan permohonan NIB ke BKPM dan mengunggah berbagai dokumen pendukung, seperti Akta Pendirian PT, surat keterangan domisili perusahaan, surat izin usaha perdagangan, dan sebagainya. Setelah persyaratan terpenuhi dan permohonan disetujui, BKPM akan menerbitkan NIB yang menjadi bukti sah bahwa PT tersebut diizinkan untuk beroperasi di Indonesia.

NIB adalah salah satu bentuk upaya pemerintah dalam memperbaiki iklim investasi di Indonesia dengan cara mempermudah proses perizinan. Dengan adanya NIB, proses pendirian PT diharapkan dapat lebih efisien dan cepat sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

5. Izin Usaha dan Izin Komersial atau Operasional

Izin Usaha merupakan izin yang diperlukan untuk memulai usaha atau bisnis di Indonesia. Sementara itu, Izin Komersial atau Operasional merupakan izin yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan usaha secara resmi dan sah di Indonesia.

Untuk mendapatkan Izin Usaha, para pendiri PT perlu mengajukan permohonan ke instansi yang berwenang, seperti Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) atau Kementerian Perdagangan. Beberapa jenis Izin Usaha yang perlu dimiliki oleh PT antara lain Izin Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Izin Usaha Perdagangan (IUP), dan Izin Usaha Industri (IUI).

Sementara itu, Izin Komersial atau Operasional diperoleh setelah PT memiliki Izin Usaha dan telah melakukan beberapa persyaratan, seperti pembayaran pajak, penyediaan tempat usaha, serta pengajuan izin dan perizinan lainnya. Izin Komersial atau Operasional diberikan oleh instansi yang berwenang, seperti Dinas Perizinan dan Usaha di daerah setempat.

Kedua jenis izin tersebut sangat penting bagi PT karena tanpa izin tersebut, PT tidak dapat menjalankan kegiatan usaha secara resmi dan sah di Indonesia. Selain itu, PT juga harus memastikan bahwa izin yang diperoleh terkait dengan jenis usaha yang akan dijalankan serta memenuhi persyaratan dan regulasi yang berlaku di Indonesia.

Biaya Pendirian PT

Selain prosedur, hal lain yang perlu dipahami yaitu biaya pendirianya. Pendirian suatu perusahaan membutuhkan biaya yang tidak sedikit, baik biaya pembuatan PT dan CV. Lalu berapa kisaran biaya pembuatan PT dan CV?

Biaya pendirian PT biasanya lebih mahal dibandingkan dengan CV karena memiliki struktur perusahaan yang lebih kompleks dan memerlukan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.

Meskipun demikian, biaya pembuatan PT dan CV dapat bervariasi tergantung pada lokasi perusahaan, jasa notaris, dan juga jumlah modal yang disetor. Biaya pembuatan PT dan CV berkisar antara harga Rp 3 sampai dengan 8 juta-an.

Hal diatas adalah berbagai informasi untuk melakukan pembuatan PT yang harus diketahui, agar PT Anda dapat berdiri dan diakui sehingga tercatat dengan jelas dan resmi.

Mendirikan PT memang membutuhkan beberapa proses dan persyaratan yang harus dipenuhi dengan benar. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena ada Pri Office. Pri Office siap membantu dalam mengurus proses pendirian PT atau CV dengan mudah dan cepat. Pri Office menyediakan jasa pendirian PT atau CV dengan proses yang cepat, aman, dan transparan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *